Feeds:
Posts
Comments

Bila kita melihat-lihat Guinness Book of World Records , akan terlihat bahwa belum ada paduan suara SMA yang diakui telah menghapal dan menyanyikan 100 lagu dalam 1 tahun ajaran. Paduan suara SMA Springfield berusaha menjadi yang pertama.
Direktur paduan suara Damien Kaplan dan Kathy Elmore mempresentasikan ide mereka ke anak-anak anggota paduan suara Seven and Senators, sebuah kelompok paduan suara terbaik di sekolah tersebut.

“Kami tidak memberitahu mereka bahwa ini adalah hal yang amat berat,” kata Elmore. “Kami pikir anak-anak kami akan memenuhi tantangan ini bila mereka tidak punya keraguan.”
Pihak Guinness of World Records menolak menawarkan tempat di buku mereka karena tantangan ini belum pernah dicoba dan akan sulit diukur, kata Kaplan.
Namun, penyanyi-penyanyi paduan suara ini tetap akan melakukannya.

“Kami akan jalan terus karena belum pernah ada yang melakukan ini, “kata Kaplan.
Memang tantangan tersebut tidak diduga-duga murid-murid Springfield.
“ Semua sangat terkejut mendengar tantangan tersebut, “kata murid tahun terakhir Claire Varney ”. “Biasanya, kami paling banyak bisa menghapal 30 lagu dalam satu tahun sekolah”.
Tapi Kaplan punya rencana. Tiap minggu paduan suara menghapal 3 atau 4 lagu. Kemudian, mereka dengan cepat mengulang kembali pada setiap latihan minggu berikutnya, supaya lagu-lagu tersebut diingat, sebelum mempelajari lagu-lagu baru.

“Saya merasa ketrampilan murid membaca not sangat berkembang,” kata Kaplan. “Saya sangat terkesan dengan kecepatan anak-anak ini membaca notasi musik.”
Walaupun Claire juga gugup pada awalnya, dia tidak meragukan kemampuan paduan suaranya. “Tahun ini kelompok ini amat kuat,” katanya. “Jadi saya pikir kami pasti bisa.”
Elissa Ealey juga berpikir sama. “Ini adalah sesuatu yang mampu kami kerjakan, “katanya.

“Saya senang kami mendorong diri kami lebih jauh.” Tidak hanya penyanyi-penyanyi mendorong diri mereka, kelompok ini juga terdorong untuk lebih bekerjasama.
“Biasanya kami mempelajari lagu bersama-sama dalam satu kelompok besar, tapi untuk lagu-lagu yang benar-benar sulit kadang-kadang kami mempelajari bagian per bagian dalam kelompok-kelompok kecil, “kata Elissa. Disamping itu, anggota Seven and Senators juga membawa pulang partitur untuk dilatih sendiri.

Ternyata tidak semudah do-re-mi

Pada akhir semester pertama, paduan suara ini hanya bisa menghapal 17 lagu. Sehingga, setelah libur Natal, mereka merubah cara kerja mereka. Selain latihan 1 jam selama kelas setiap hari, mereka juga latihan selama 4 jam dua kali sebulan pada hari Minggu.
Walaupun sebenarnya Seven and Senators adalah kelompok jazz, tahun ini mereka juga mempelajari lagu-lagu jenis musik lain, seperti lagu nasional dan lagu pop klasik, termasuk lagu Simon and Garfunkel “Me and Julio Down by Schoolyard” . Diluar itu, tiap penyanyi juga harus mempunyai lagu solo untuk dinyanyikan, walaupun ini akan dilakukan belakangan.

“Mr Kaplan menyusun jadwal sedemikian rupa sehingga lagu solo akan kita pelajari terakhir, sehingga kami bisa fokus ke tugas utama, “kata murid Neil Parker. Anggota paduan suara ini tidak punya keraguan mengenai penampilan mereka. “Kami pasti akan bisa menampilkan 100 lagu tersebut. Saya benar-benar yakin kita mampu, “kata Kailey Triger.

Walau demikian, amat sulit bagi mereka untuk membagi waktu. “Kami semua punya kegiatan olahraga dan hal-hal lain yang perlu kami lakukan, “kata Claire. “Kadang-kadang memang rasanya sangat berat.”

Elmore dan Kaplan juga baru tahu bahwa paduan suara mereka telah diundang untuk tampil di Carnegie Hall tahun depan. Selain itu, mereka juga akan tampil di pertandingan Chicago Clubs/ St Louis Cardinals tanggal 15 Mei 2012 di stadium Busch di St. Louis.
Konser lokal pertama akan diselenggarakan tanggal 9 April 2012 di auditorium SHS dengan 33 lagu. Kemudian mereka akan menyanyikan seluruh lagu (100 lagu) tanggal 30 dan 31 Mei 2012. “Saya harap banyak orang yang datang, “kata Claire. “Kami sudah bekerja keras, dan kami akan membuat pertunjukan yang hebat,”

Diambil dari The State Journal-Register, SJ-R.com.
Ditulis oleh Aimee La Plant .
Diterjemahkan oleh : Katrin Tobing

Oleh : Bonar Gultom (GORGA)

8. MASALAH LATIHAN

Durasi sebuah lagu pujian yang dinyanyikan dalam ibadah maupun dalam penampilan lain umumnya rata-rata 5 (lima) menit. Tetapi waktu, energi dan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk transport ( dari rumah ke tempat latihan kemudian pulang kembali ke rumah) dan biaya-biaya lain yang dibutuhkan untuk dapat menguasai lagu  “ pendek ” tersebut sungguh tidak terkira banyaknya!!!. Hitung saja, jika misalnya diperlukan waktu 4 kali latihan untuk mempelajari sampai menguasai satu lagu, lalu setiap kali latihan dipakai 3 jam dan anggota paduan suara nya 40 orang, maka total waktu yang dikorbankan untuk bisa menyanyikan lagu berdurasi 5 menit itu adalah : 4x3x40 = 480 jam  adalah sama dengan 28.800 menit atau sama dengan 5.760 kali durasi lagu tersebut!!! ( belum termasuk dalam hal ini waktu, energi  yang dikeluarkan oleh sang dirigen untuk mempersiapkan dan mempelajari naskah lagu tersebut sebagai pendahuluan persiapan latihan). Continue Reading »

Oleh : Bonar Gultom (GORGA)

7. MASALAH CONDUCTING *)

Banyak buku-buku teori yang dapat kita baca tentang seluk beluk conducting ini secara terperinci, yang membahas tentang arti dan fungsi, pola dan cara conducting yang lazim dilakukan. Pada dasarnya isi buku-buku tersebut adalah sama, hanya kata-kata atau redaksinya saja yang berbeda. Satu buku baru yang menurut pengamatan saya perlu dibaca dan dimiliki para dirigen paduan suara gereja, adalah tulisan sdr. Agastya Rama Listya ( A-Z  DIREKSI PADUAN SUARA).  Kami yakin bahwa dengan membaca tulisan ini, saudara akan cukup memperoleh pengertian mendasar tentang hakiki conducting. Continue Reading »

Oleh : Bonar Gultom (GORGA)

6.  MASALAH INTERPRETASI DAN EKSPRESI

  1. Para dirigen dalam mengajar atau melatih Paduan Suara memakai naskah2 dalam bentuk lembaran2 tertulis ciptakarya para komponis. Lembaran2 atau partitur itu walaupun lengkap berisi notasi dari melody sampai detail2 aransemennya bahkan lengkap dengan lambang2 tempo dan dinamikanya sebenarnya masih berupa benda mati yang isinya tidak bisa didengar apalagi dinikmati oleh siapapun kecuali sudah dihidupkan oleh suara manusia atau instrumen musik . Maksudnya naskah2/partitur itu baru berbunyi kalau sudah dinyanyikan ( atau kalau lagu instrumental, dimainkan ). Continue Reading »

Oleh : Bonar Gultom ( Gorga )

4.  MENYANYI BAGUS DAN TIDAK BAGUS

Di dalam ilmu musik disebutkan bahwa karakteristik daripada suara vocal atau menyanyi  yang  baik dan benar adalah sebagai berikut :

  1. Suara dihasilkan dengan bebas
  2. Nada-nada/pitch-nya tepat, tidak turun atau naik
  3. Menyenangkan untuk didengar
  4. Warnanya kaya, berdering dan ber-resonansi
  5. Energi mengalir dari satu nada ke nada lain
  6. Diproduksi secara konstan
  7. Memiliki vibrasi dan dinamika yang hidup
  8. Ekspresif
  9. Padu ! (khusus untuk Paduan Suara) Continue Reading »

Oleh Bonar Gultom (Gorga)

3. TERJADINYA SUARA MANUSIA

3.1      Proses terjadinya suara / voice production

Tuhan Maha Pengasih dan Maha Pemurah melengkapi tubuh kita manusia dengan seperangkat alat-alat  untuk  bersuara dan membentuk suara sehingga bisa berbicara, tertawa, menangis dan bernyanyi! Alat-alat tersebut terdiri dari 2 lembar selaput tipis (membrane) bersama pita/tali suara (Vocal Chord) yang terletak didalam pipa kerongkongan kita bagian paling atas. Lalu alat-alat pernafasan yang terdiri dari paru-paru beserta otot-otot dan diaphragma  yang bekerjasama memfungsikannya. Kemudian rongga dada, mulut, hidung dan kepala yang turut bergetar, menciptakan resonansi memperkuat dan memperindah suara. Sistem kerja alat-alat itu adalah sebagai berikut: Continue Reading »

Oleh : Bonar Gultom ( Gorga )

2. KOMPOSISI PADUAN SUARA

2.1          Ada beberapa  jenis paduan suara (PS), yaitu PS sejenis misalnya PS anak-anak, PS wanita dan PS pria dewasa. Lalu jenis yang lain adalah PS campuran atau mixed choir terdiri dari penyanyi-penyanyi wanita bersuara Sopran dan Alto serta pria yang bersuara Tenor dan Bas atau disingkat SATB.

2.2          Yang membedakan satu jenis suara dengan yang lain adalah warna suara atau disebut timbre. Timbre suara Sopran dan Tenor biasanya lebih terang dan ringan dibandingkan suara Alto dan Bas yang lebih gelap dan dalam

2.3          Keseimbangan atau balance dan perpaduan atau blending antara jenis-jenis suara yang berbeda ini adalah dua hal yang sangat penting dan mendasar di dalam membentuk paduan suara. Keseimbangan dan perpaduan ini selain ditentukan oleh jumlah orangnya, juga ditentukan oleh kualitas suara orang per orang. Continue Reading »